Minggu, 18 November 2012

masalah pengangguran indonesia

Orang yang biasa bekerja, tiba-tiba diberhentikan (PHK) tentu akan banyak menimbulkan kekesalan bagi orang yang bersangkutan. Walau diantara mereka ada yang di PHK mendapat pesangon yang besar, namun jika tidak cerdas dalam hal menangani memanage perusahaan nya.Mereka yang terbiasa bergerak dalam hal pekerjaan, ketika dirumahkan tidak hanya akan mengurangi pendapatnya secara materi, melainkan mampu membuat dirinya mati secara perlahan. Bagi mereka yang biasa hidup enak dengan segala fasilitas tempatnya bekerja, maka status menganggur akan membuat yang bersangkutan dengan mudahnya digoda oleh kaum syetan. Karena untuk sementara waktu syetan memberikan solusi pada sang penganggur, perbuatan mereka biasanya akan menimbulkan masalah social bagi lingkungan yang bersangkutan.

Berkenaan dengan hal tersebut diatas, kiranya hipotesa Harvey Brenner sebagaimana dikutip oleh Rhenald Kasali (Kompas, 1/12), yang menyatakan bahwa setiap 10% kenaikan penganggur, kematian naik sebesar 1,2%, serangan jantung 1,7% dan harapan hidup berkurang 7 tahun. Dapat kita benarkan. Mereka-mereka yang tidak memiliki kesiapan mental, bekal iman dan cadangan keuangan dengan beragama kebutuhan keluarga yang harus diselesaikan dalam perhitungan waktu senantiasa akan mudah tergoda dengan solusi-solusi jalan pintas yang pada umunya cenderung illegal, inkonstitusional, haram atau mubah.


Jika jumlah mereka yang di PHK oleh berbagai perusahaan mayoritas tingkat emosionalnya masih labil, insya allah mereka akan mudah digoda oleh oleh para dajjal untuk melakukan berbagai kegiatan-kegiatan yang mendatangkan uang dan mempercepat estimate goal politik. Sejarah seringkali membuktikan kepada kita semua banyak diantara para penganggur yang tergoda tawaran-tawaran instant seperti ikut undian, makelar, ikut tender demontrasi, teroris atau memanfaatan kesempatan dalam setiap bentuk kesempitan. Yang sedikit agak lebih terhormat, ada diantara mereka yang bergabung dalam partai politik tertentu untuk menjadi caleg, ngambil bagian dalam tender politik dan lain sebagainya.


Dari berita buruk tentang PHK dan pengangguran, kitapun pada pasca resesei ekonomi tahun 1998 dapat khabar gembira bahwa diantara mereka yang kena PHK, banyak diantara dana pesangon tersebut mereka manfaatkan sebagai modal untuk melakukan dagang kaki lima, bisnis home industri, makanan kecil-kecilan. Di palembang bahkan ada diantara tiga orang yang kena PHK menggabungkan pesangon mereka untuk membuat doorsmer kendaraan roda dua, tambal ban dan lover Koran. Setelah berjalan satu tahun, ternyata pendapatan mereka berkembang menjadi tiga kali lipat dari sebelumnya ketika menjadi karyawan di sebuah pabrik. Keberhasilan dalam mengelolah pesangon yang didapat oleh mereka yang kena PHK tentu tidak hanya dialami oleh beberapa orang, melainkan sudah dialami oleh banyak orang yang pernah mengalami PHK. Persoalannya sekarang tergantung pada pengalaman, jaringan dan keberanian berspekulasi yang kita miliki.

Semoga PHK ini tidak membuat kita menjadi manusia penganggur, melainkan mampu merubah kehidupan kita menjadi manusia yang berani menghadapi berbagai macam kenyataan hidup untuk selanjutnya membuat berbagai macam solusi dalam menyelesaikan berbagai macam permasalahan keluarga, tetangga dan lingkungan sosial.

Rabu, 07 November 2012

permasalahan pendidikan indonesia

kali ini saya akan membahas tentang permasalahan sosial yaitu masalah pendidikan. seperti yang kita ketahui pendidikan di indonesia sangatlah memprihatinkan.masih banyak yang belum layak dalam hal fasilitas yang harusnya memenuhi standar. Di pelosok indonesia masih banyak sekali membutuhkan bantuan dari orang yang mampu membantunya. seperti bantuan pangan dan sandang yang sangat mereka butuhkan.

pendidikan di Indonesia masih sangatlah kurang.di mulai dari fasilitas, dan tenaga kerjanya seperti guru. kebanyakan guru di indonesia kurang menarik saat mengajar karena mereka terpacu dengan bayaran mereka yang sangat minim terutama di daerah pelosok indonesia. akan tetapi masih ada yang peduli bagi mereka yang membutuhkan pendidikan. bahkan ada juga buruh yang tidak mementingkan materi karena mereka ingin membantu anak-anak jalanan.

Guru-guru seharusnya mementingkan kesuksesan dan kemajuan murid-muridnya demi masa depan bangsa bukan karena semata-mata hanya untuk gaji. Buat apa guru-guru meminta kenaikan gaji sedangkan masih banyak murid yang masih kurang pengetahuannya karena guru yang kurang baik cara mengajarnya.

banyak juga relawan yang membantu adek-adek nya untuk kesuksesan bangsa indonesia di tahun yang akan datang.


Jumat, 19 Oktober 2012

pengenalan komputer


Pengenalan Komputer

Komputer merupakan alat elektronik yang pada awalnya dirancang untuk aktivitas komputasi. Namun pada saat ini penggunaan komputer telah berkembang tidak hanya untuk proses komputasi tetapi sudah mencakup pada manipulasi, simulasi, animasi, dan komunikasi-informasi.
Komputer juga adalah suatu system yang mempunyai prosessor atau lebih yang mampu menerjemahkan dan menjalankan suatu instruksi. Instruksi ini yang di jalankan juga merupakan data yang dioperasikan dan yang di simpan dalam memori.
Sebagaimana layaknya sebuah perangkat elektronik, komputer merupakan sistem IPO (Input Proccess and Output), sehingga memerlukan masukan untuk diolah yaitu berupa data dan akan menghasilkan suatu keluaran yaitu informasi.

Adapun Generasi Komputer :

Generasi pertama
Mesin generasi pertama yaitu pada awal 1950-an, hampir semua bahasa nya masih menggunakan bahasa mesin. Bahsa itu sendiri dari sting nol dan satu yang berfungsi sebagai instruksi menjalankannya. 

Karakteristik komputer generasi pertama
  • Menggunakan vacuum tube (tabung hampa)
  • Kapasitas penyimpanan utama masih terbatas 1000-4000 byte
  • Waktu siklus mili detik
  • Kecepatan pemrosesan hanya 2000 instruksi perdetik

Kekurangan generasi pertama
  • Ukuran nya masih besar dan memerlukan tempat yang luas
  • Memerlukan pendingin karena banyak mengeluarkan panas
  • Prosesnya relative lambat
  • Kapasitas penyimpanan data relative kecil

Generasi kedua
Penemuan transistor ini membuat komputer lebih menyebar karena ketergantungannya. Ukuran nya yang kecil dari generasi pertama juga memerlukan tenaga yang lebih rendah. Generasi ini di tandai perubahan dari vacuum tube menjadi transistor.

Karakteristik komputer generasi kedua
  • Menggunakan transistor
  • Magnetic disk sebagai media penyimpanan utama
  • Kapasitas penyimpanan lebih banyak 4k-32k byte
  • Bahasa pemrograman tingkat tinggi COBOL,FORTRAN,ALGOL
  • Peningkatan kecepatan pemrosesan 1 juta instruksi /detik

Generasi ketiga
komputer generasi ini merupakan perkembangan yang pesat sekali dari perkembangan komputer yang sudah ada sebelumnya. Computer ini muncul pada era 1965-1971-an. Karena transistor sudah di anggap tidak effisien lagi membuat manusia mencari dan terus mencari solusi lain dan solusi itu di temukannya pada Quartz rock.
Seorang insinyur dari texas instrument yang bernama jack kilby. Mengembangkan IC (integrated cicuit) atau sirkuit terintegrasi pada tahun 1958. hal ini merupakan penerobosan munculnya generasi ketiga.

Karakteristik komputer generasi ketiga
  • Mwnggunakan IC
  • Lebih fleksibel dengan I/O ; berorientasi disk
  • Ukurannya lebih kecil, untuk dalam hal kinerja lebih baik dan handal
  • Menggunakan bahasa pemrograman tingkat tinggi lebih luas
  • Penyimpanan lebih besar dari sebelumnya
  • Program serbaguna yang mengerjakan tugas secara otomatis yang sebelumnya di kerjakan oleh manusia.
  • Komponen yang memudahkan perkembangan system komputer
  • Kemampuan mengerjakan secara parallel
  • Kemampuan untuk menangani aplikasi bisnis dan sains dalam mesin yang sama

Generas keempat
Generasi ini merupakan pembentukan komputer menjadi lebih kecil dan menghemat tempat. Seperti mikrokomputer dengan sirkuit LSI (Large Scale Integrated) yang di tempatkan di VLSI (Very Large Scale Integrated) dan VHSIC ( Very Hight Speed Integrated Circuit).

Karakteristik komputer generasi keempat
  • Menggunakan VLSC (Very Large Scale Integrated)
  • Peningkatan kapasitas penyimpanan lebih besar 3 Mbyte dan juga kecepatan nya
  • Kecanggihan peralatan I/O yang terus meningkat
  • Aplikasi : simulasi, dan model matematika, transfer dana elektronik, perancangan manufacturing
  • Pada generasi keempat ini sudah menggunakan system operasi windows yang pertama

Generasi kelima
komputer generasi kelima ini merupakan komputer pada jaman sekarang. komputer ini meningkat untuk memproses data non numeric seperti manipulasi symbol dan  menggunakan integlerasi buatan (artifical intelegent).
komputer ini juga dikenal sebagai sebutan generasi Pentium. Aplikasi system nya biasa seperti perhitungan sains dan matematika nya akan berlanjut di gunakan oleh super komputer. Dengan database dan mainframe (server) sekarang untuk mempergunakan jaringan di dunia.
PERANGKAT KERAS (HARD-WARE)
Komputer sebagai sebuah mesin terdiri dari perangkat keras penyusun yang mewakili
alur input, proses, dan output. Perangkat keras dalam komputer secara garis besar terdiri
dari:
(1) piranti masukan (input device),
(2) piranti pemrosesan,
(3) piranti penyimpanan (storage device), dan
(4) piranti keluaran (input device).
(5) piranti tambahan (input peripheral)
PERANGKAT LUNAK (SOFT-WARE)
Perangkat keras tidak dapat bekerja secara mandiri. Untuk dapat menjalankan fungsinya,
diperlukan serangkaian instruksi yang terkumpul dalam bentuk perangkat lunak
(software). Perangkat lunak antara lain sistem operasi dan perangkat lunak aplikasi.
Sistem Operasi (Operating System) mempunyai beberapa fungsi utama antara lain:
(1) manajemen sumber daya,
(2) manajemen data,
(3) manajemen gugus tugas, dan
(4) penyediaan sarana komunikasi antar pengguna dan komputer.
Adapun jenis-jeis software
(1) Shareware
(2) proprietary
(3) freeware
(4) open source

Kamis, 18 Oktober 2012

story me..


Bekasi, tanggal 25 mei 1994. lahirlah seorang anak laki-laki dari keluarga sederhana. Anak itu bernama singgih sumarno hadhy prabowo. Ketika saya kecil saya senang mengumpulkan mainan mobil-mobilan. Sehingga banyak sekali mainan mobilan yang ada di tempat mainan di rumahku. Akan tetapi semakin lama kelamaan mobil itu hancur gara-gara aku membongkar nya dan tidak bisa memasang nya kembali. (haha) Dan saya pun akhirnya mengenal sepeda. Ketika itu aku masih umur empat tahun (masih imut) aku  belajar yang namanya mengendarai dengan sepeda. Aku merasa bahagia sekali karena bisa mengendarai sepeda yang ku punya. Ketika itu aku pernah mengalami kejadian yang tak di duga oleh ku dan keluarga ku. Ketika itu aku sedang bersepeda dan tanpa sengaja kaki ku masuk ke jari-jari sepeda ku sendiri. Di situ juga aku menangis. akhir ku pun beranjak dari taman kanak-kanak menjadi sekolah dasar. Di sana ku selama enam tahun mengalami banyak kesan kesan serta pesan. Aku dan teman ku, kita kesekolah selalu bersama. Ketika aku kelas tiga SD aku mengalami kejadian yang tidak menyenangkan. Di situ saya sedang asik mendengarkan pa guru. Dan ketika itu teman ku yang berada di depan ku, dia bercanda dengan teman sebangkunya. Aku tidak menyadari bahwa pa guru ku ingin melempar penghapus papan tulis kepada teman ku yang bercanda itu. Dan penghapus itu  akhirnya melayang menuju ke arahku. aku pun baru sadar penghapus itu sudah sampai di muka ku sendiri. Ternyata temanku yang berada di depan ku menghindar dari penghapus itu. Akhir nya penghapus itu mengenaiku dan di situ aku pun menangis.(ampun pak guru) di keesokan harinya aku melupakan kejadian yang sudah terjadi kepadaku. Akhirnya kita semuapun lulus dari SD. Setelah lulus aku dan teman-temanku membicarakan untuk melanjutkan sekolah dimana saja. Akhirnya setelah lulus aku di ajak temanku untuk sekolah di cicalengka bandung. Aku senang sekali disana karena masih sejuk sekali udaranya dan masih dingin sekali kalau malam. Setelah lulus SMP saya akhirnya pulang kembali ke bekasi. Aku melanjutkan SMA ku di bekasi karena aku sudah kangen sama keluarga ku. Di SMA aku baru kenal yang namanya pacaran.. Semenjak aku pacaran, aku pun tambah semangat pergi kesekolah karena ada pujaan hati cooy... (cieee) yaaa.. aku merasa senang sekali masa-masa SMA itu. “dari yang tidak tahu menjadi tahu dan dari yang ga ada menjadi ada”.(hayoo apaaa?) dan pada akhirnya setelah kelas tiga SMA ku pun mulai berfikiran untuk masa depanku. Aku pun melanjutkan kuliah di universitas gunadarma kalimalang.