Bekasi, tanggal 25 mei 1994. lahirlah seorang anak laki-laki dari keluarga
sederhana. Anak itu bernama singgih sumarno hadhy prabowo. Ketika saya kecil
saya senang mengumpulkan mainan mobil-mobilan. Sehingga banyak sekali mainan
mobilan yang ada di tempat mainan di rumahku. Akan tetapi semakin lama kelamaan
mobil itu hancur gara-gara aku membongkar nya dan tidak bisa memasang nya
kembali. (haha) Dan saya pun akhirnya mengenal sepeda. Ketika itu aku masih
umur empat tahun (masih imut) aku belajar yang namanya mengendarai dengan
sepeda. Aku merasa bahagia sekali karena bisa mengendarai sepeda yang ku punya.
Ketika itu aku pernah mengalami kejadian yang tak di duga oleh ku dan keluarga
ku. Ketika itu aku sedang bersepeda dan tanpa sengaja kaki ku masuk ke
jari-jari sepeda ku sendiri. Di situ juga aku menangis. akhir ku pun beranjak
dari taman kanak-kanak menjadi sekolah dasar. Di sana ku selama enam tahun
mengalami banyak kesan kesan serta pesan. Aku dan teman ku, kita kesekolah
selalu bersama. Ketika aku kelas tiga SD aku mengalami kejadian yang tidak
menyenangkan. Di situ saya sedang asik mendengarkan pa guru. Dan ketika itu
teman ku yang berada di depan ku, dia bercanda dengan teman sebangkunya. Aku
tidak menyadari bahwa pa guru ku ingin melempar penghapus papan tulis kepada
teman ku yang bercanda itu. Dan penghapus itu akhirnya melayang menuju ke arahku. aku pun baru
sadar penghapus itu sudah sampai di muka ku sendiri. Ternyata temanku yang
berada di depan ku menghindar dari penghapus itu. Akhir nya penghapus itu
mengenaiku dan di situ aku pun menangis.(ampun pak guru) di keesokan harinya aku melupakan
kejadian yang sudah terjadi kepadaku. Akhirnya kita semuapun lulus dari SD.
Setelah lulus aku dan teman-temanku membicarakan untuk melanjutkan sekolah
dimana saja. Akhirnya setelah lulus aku di ajak temanku untuk sekolah di
cicalengka bandung. Aku senang sekali disana karena masih sejuk sekali udaranya
dan masih dingin sekali kalau malam. Setelah lulus SMP saya akhirnya pulang
kembali ke bekasi. Aku melanjutkan SMA ku di bekasi karena aku sudah kangen
sama keluarga ku. Di SMA aku baru kenal yang namanya pacaran.. Semenjak aku
pacaran, aku pun tambah semangat pergi kesekolah karena ada pujaan hati cooy...
(cieee) yaaa.. aku merasa senang sekali masa-masa SMA itu. “dari yang tidak
tahu menjadi tahu dan dari yang ga ada menjadi ada”.(hayoo apaaa?) dan pada
akhirnya setelah kelas tiga SMA ku pun mulai berfikiran untuk masa depanku. Aku
pun melanjutkan kuliah di universitas gunadarma kalimalang.
Visit Us>very good,tingkatkan lagi
BalasHapus