Minggu, 28 April 2013

Perbedaan Koran


       Perbedaan koran-koran di indonesia ini memang sangat banyak untuk ditelusuri, mungkin contohnya dari segi harga jualnya yang bersaing, gaya bahasa dari koran itu sendiri yang sangat kaku atau seronok dan sebagainya. Mungkin itu yang bisa penulis nilai dari perbedaan koran-koran tersebut. Apakah salah satunya adalah ciri koran yang anda baca?
Perbedaan Koran Media Indonesia dengan Seputar indonesia
          Pada pembahasan ini penulis mengambil contoh pada pembahasan olahraga dunia yaitu sepak bola. Untuk koran yang pertama yaitu koran Media Indonesia bisa dilihat di situs :
Sedangkan di koran kedua yaitu koran Seputar Indonesia bisa dilihat di situs :
          Pada pembahasan pembahasan koran tersebut, di koran pertama tidak memperhatikan penulisan besar atau kecilnya tulisan serta penulisan kata yang salah. Contohnya :
"Mereka jadi tim terbaik karean (meski) punya enam atau tujuh pemain yang cedera, mereka punya 24 pemain top," kata MAncini kepada wartawan seperti dikutip Reuters.”
Gaya bahasa pada koran pertama tidak terlalu kaku dan mudah untuk dibaca karena langsung pada sasaran.
          Pada koran kedua banyak sekali penulisan yang menurut saya salah dalam penulisannya. Seperti penulisan setelah koma atau setelah tanda titik itu seharusnya diselingi terlebih dahulu spasi. Namun pada koran kedua ini terkesan dikejar-kejar bos yang harus menyelesaikan tugas kantor dengan cepat serta kurangnya penelitian dalam penulisan. Contohnya :
“ Kendati menyerah dengan gelontoran gol setengah lusin pada 23 Oktober tahun lalu,Manajer MU SirAlex ‘Fergie’ Ferguson tetap menyangkal kualitas Man City.Menurut Fergie, Man City tidak memainkan sepak bola terbaik di Negeri Ratu Elizabeth II itu.”
Gaya bahasa pada koran kedua tidak terlalu kaku namun sangat resmi. Pada koran ini banyak sekali percakapan yang menceritakan tentang hal dikoran tersebut.
          Kesimpulanya sebelum mengetik atau mengupload sebuah tulisan sebaiknya untuk dicek terlebih dahulu. Dan menggunakan kata yang baik dibaca.
          Begitulah penilaian saya sebagai pembaca koran tersebut, kurang lebihnya mohon maaf. Terima Kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar