Senin, 14 April 2014

Arsitektur pada WEB

PERKEMBANGAN ARSITEKTUR WEB 1.0,2.0 dan 3.0

Arsitektur Website adalah suatu pendekatan terhadap desain dan perencanaan situs yang seperti arsitektur itu sendiri,yang melibatkan teknis, kriteria estetis dan fungsional. Dalam arsitektur tradisional, mengarah kepada pengguna dan kebutuhan pengguna. Hal ini memerlukan perhatian khusus pada sebuah konten web,baik dalam  rencana perbisnisan, kegunaan, desain interaksinya, informasi serta desain arsitektur web.

Menurut Wikipedia, yang menjadi kunci perbedaan dalam Web 1.0 dan Web 2.0 adalah keterbatasan pada Web 1.0 yang mengharuskan pengguna internet untuk datang ke dalam website tersebut dan melihat satu persatu konten di dalamnya, sedangkan Web 2.0 memungkinkan pengguna internet dapat melihat konten suatu website tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang bersangkutan.

Gambaran Arsitektur Website:
Web merupakan teknologi yang mempercepat peradaban manusia. Web juga merupakan penghubung segala umat manusia di dunia tanpa harus bertemu langsung. Berbagai web menyediakan beribu macam informasi yang dapat diakses secara langsung dan gratis. Pengetahuan berkembang dengan cepat melalui jalur web hal ini karena manusia mampu mengakses informasi,  menggabungkan, dan kemudian menciptakan inovasi-inovasi baik dari sosial maupun teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh umat manusia.

Pengembangan WEB ini sampai sekarang terus berlanjut dan melahirkan berbagai generasi web. Generasi web ini juga sebenarnya hanya sebagai standar tingkat penggunaan web saja. 

WEB 1.0
Bersifat read-only. Jadi isi dari web tersebut hanya dapat dibaca oleh penggunanya biasanya bentuknya masih sederhana yaitu grafis berformat GIF, biasanya beresolusi 88×31 piksel, Membuat penayangannya lambat pada koneksi dial up.

WEB 2.0
Pertama kali diperkenalkan oleh O’Reilly Media pada 2004. Web 2.0 disebut oleh O’Reilly adalah revolusi industri komputer yang menjadikan web sebagai platform untuk berbagai kegiatan komputasi manusia. Dimana pada masa ini sudah mulailah terdapat interaksi manusia sebagai pembaca dengan si pembuat web itu sendiri dengan kata lain lebih bergerak ke arah read-write biasanya via Email. Contoh dari aplikasi pada masa ini adalah : Wikipedia, Friendster, Blog, Flickr, YouTube, MySpace, Facebook, Twitter, dsb.

WEB 3.0
Pada Web 3.0 merupakan perkembangan menuju kesempurnaan dari Web 2.0 yaitu akan mengembangkan hubungan manusia ke manusia, manusia ke mesin, dan mesin ke mesin. Web 3.0 memberikan penekanan penelitian pada Semantic Web, Ontology, Web Service, Social Software, Folksonomies dan Peer-to-Peer. Penelitian ini sangat memperhatikan ‘budaya’ sebuah komunitas terhadap kebutuhan akan sebuah data atau informasi. Web akan bisa memahami kata per kata yang diketikkan manusia secara kontekstual dalam tahapan tertentu. Selain itu kecanggihan juga tidak hanya dituang pada PC melainkan pada ponsel, jam tangan dan televisi diprediksi akan bisa digunakan untuk mengakses internet.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar